Clown 2 (2019) adalah sebuah film yang, jujur saja, sulit untuk saya rekomendasikan dengan sepenuh hati. Jika Anda sedang mencari tontonan horor yang akan menguji kesabaran atau mungkin sekadar ingin merasakan sensasi film yang 'unik' dari sisi kualitas, maka film ini bisa jadi pilihan. Premisnya cukup standar: sekelompok remaja malang terjebak di sebuah rumah hiburan angker, dikuntit oleh badut pembunuh kejam yang tak akan berhenti sampai semua nyawa melayang. Terdengar menjanjikan bukan? Sayangnya, eksekusinya jauh panggang dari api.
Sepanjang durasi, saya terus bertanya-tanya apa yang sebenarnya ingin disampaikan film ini. Akting para pemain terasa sangat kaku, dialognya seringkali terdengar dipaksakan, dan plotnya penuh dengan lubang yang menganga lebar. Badut pembunuhnya memang punya tampang menyeramkan, tapi kehadirannya terasa kurang meyakinkan dan motivasinya seringkali dipertanyakan. Ini membuat film ini terasa seperti rekomendasi film komedi yang salah sasaran, karena beberapa adegannya justru mengundang tawa daripada ketegangan. Bagi penikmat horor yang ingin nonton rebahin tanpa beban pikiran akan kualitas cerita, Clown 2 mungkin bisa jadi pengisi waktu. Namun, jika Anda mengharapkan horor yang solid dan menegangkan, siap-siap kecewa. Ini adalah film terburuk yang pernah saya tonton dalam kategori horor, dan mungkin akan sulit dilupakan karena alasan yang salah.