Film 'Music' (2021) menghadirkan kisah yang cukup menyentuh tentang tanggung jawab tak terduga dan penerimaan. Kita diajak mengikuti Zu, seorang wanita berjiwa bebas yang hidupnya mendadak jungkir balik ketika ia harus menjadi wali tunggal bagi saudari tirinya, Music. Music adalah remaja dengan spektrum autisme, dan dunianya yang teratur rapih kini bergantung pada Zu yang serba spontan. Konflik batin Zu dan usahanya memahami Music menjadi inti cerita yang kuat.
Ini bukan sekadar drama keluarga biasa, melainkan eksplorasi mendalam tentang arti cinta, penerimaan, dan bagaimana kita beradaptasi dengan kondisi tak terduga. Meskipun bukan film thriller terbaru yang menguras adrenalin, 'Music' menawarkan ketegangan emosional tersendiri. Bagi kamu yang mungkin terbiasa mencari film korea rebahin dengan plot yang cepat, 'Music' mungkin akan terasa lebih lambat, namun justru di situlah letak kekuatannya. Film ini berhasil menyampaikan pesan penting tanpa harus menggurui, dengan akting yang solid dan visual yang kadang-kadang surealis, menggambarkan dunia batin Music. Sebuah tontonan yang mungkin akan membuatmu berpikir dan merasakan, jauh setelah kredit film bergulir.