Menyaksikan Liger 2022, saya awalnya berharap akan disajikan sebuah kisah inspiratif tentang perjuangan seorang petarung dari Karimnagar yang merantau ke Mumbai. Premisnya terdengar menjanjikan: seorang underdog yang berambisi mencari pengakuan di tengah hiruk pikuk kota besar, lengkap dengan intrik kelemahan pribadi dan lika-liku asmara. Namun, sayangnya, ekspektasi saya tidak sepenuhnya terpenuhi.
Alur cerita yang disuguhkan terasa sangat linear dan mudah ditebak, membuat pengalaman menonton menjadi kurang menggigit. Hampir setiap plot twist atau perkembangan karakter bisa diantisipasi jauh sebelumnya. Meskipun film ini mencoba menyentuh aspek drama dan romansa, eksekusinya terasa hambar dan kurang mendalam. Bagi pecinta koleksi film populer dengan narasi yang kuat, Liger 2022 mungkin tidak akan meninggalkan kesan yang mendalam. Jujur saja, sebagai tontonan film drama rebahin, film ini terasa cukup membosankan dan kurang inovatif. Karakter Liger sendiri, meski diperankan dengan energi, gagal membangun koneksi emosional yang kuat dengan penonton. Secara keseluruhan, Liger 2022 adalah film yang, meski memiliki potensi, gagal mengeksekusi ceritanya dengan baik.