Grace 2018 mencoba menyajikan dinamika menarik antara seorang penulis sukses yang terjerat writer's block parah dan asisten barunya yang tidak biasa. Premisnya terdengar menjanjikan, apalagi dengan kehadiran karakter yang digambarkan 'aneh dan suka berperang'. Ekspektasi saya adalah akan ada percikan konflik yang memicu kreativitas atau setidaknya komedi yang segar. Namun, seperti yang disinggung di sinopsis, ada semacam kekecewaan yang muncul. Film ini memiliki potensi besar untuk menjadi studi karakter yang mendalam atau bahkan thriller psikologis ringan, tapi eksekusinya terasa kurang menggigit.
Meskipun begitu, interaksi awal antara penulis dan asistennya cukup menghibur, memberikan beberapa momen yang membuat kita bertanya-tanya arah ceritanya. Bagi penggemar drama yang mencari tontonan ringan di waktu luang, mungkin Grace 2018 bisa menjadi pilihan. Jangan berharap plot twist yang bombastis, tapi lebih ke eksplorasi hubungan antar manusia. Jika Anda mencari rekomendasi film klasik dengan narasi yang lebih kuat, mungkin ini bukan prioritas utama. Namun, untuk pengalaman menonton yang berbeda, film ini bisa ditemukan di beberapa platform, termasuk idlix, yang sering punya koleksi film unik.