“Por 2024” benar-benar berhasil membawa kita kembali ke euforia festival kampus. Dari awal, film ini sudah membangun suasana yang energik dan penuh warna, membuat penonton seolah ikut larut dalam kemeriahan. Namun, di balik hingar-bingar itu, tersimpan kisah persahabatan yang pelik. Dua sahabat yang dulunya tak terpisahkan, kini dihadapkan pada pilihan jalan berbeda, memicu konflik yang terasa sangat realistis.
Saya suka bagaimana film ini mengeksplorasi dinamika rivalitas tanpa terasa klise. Setiap karakter punya motivasi yang kuat, membuat kita bisa memahami kedua belah pihak. Emosi yang ditampilkan sangat jujur, kadang bikin gregetan, kadang bikin haru. Akting para pemainnya juga patut diacungi jempol, berhasil menghidupkan setiap adegan. Bagi kamu yang suka drama kampus dengan bumbu persaingan, film ini wajib masuk daftar tontonanmu. Rasanya seperti menemukan permata di antara tumpukan tontonan lain yang bisa kamu rebahin sambil santai.
Meskipun fokusnya pada persaingan lokal, tensi dan intriknya tidak kalah menarik dibanding film korea subtitle indonesia yang sering kita tonton. “Por 2024” menawarkan perspektif baru tentang arti persahabatan dan ambisi di tengah riuhnya kehidupan perkuliahan. Film ini bukan hanya sekadar tontonan, tapi juga refleksi tentang bagaimana sebuah festival bisa mengubah segalanya.