Julia 2014, film yang awalnya saya kira akan jadi drama biasa tentang trauma, ternyata punya twist yang cukup gelap dan bikin mikir. Setelah mengalami kejadian brutal, sang karakter utama, Julia, memilih jalur terapi yang bisa dibilang sangat tidak ortodoks. Ini bukan sekadar pemulihan mental biasa, tapi ada elemen ekstrem yang mungkin akan membuat beberapa penonton merasa kurang nyaman.
Meskipun ratingnya 6.5 dari 10, film ini berhasil membangun atmosfer yang intens. Memang, Julia 2014 tidak sebrutal atau se-gore film seperti Saw yang mengandalkan darah kental dan alat-alat mengerikan. Namun, pendekatannya terhadap trauma dan balas dendam punya caranya sendiri untuk membuat penonton tegang. Terapi yang dijalani Julia memang di luar nalar, dan film ini sukses membangun atmosfer mencekamnya. Buat penggemar film thriller rebahin, Julia 2014 mungkin bisa jadi pilihan yang menarik, meski rating 6.5/10 menurut saya cukup pas untuk intensitasnya. Film ini cocok buat kamu yang lagi cari tontonan seru di rebahin online yang berbeda.