Solo 2017 bukan sekadar film biasa; ini adalah pengalaman sinematik yang berani dan eksperimental. Penonton diajak menyelami empat narasi berbeda, masing-masing menghadirkan perspektif unik tentang cinta, amarah, dan konsep akhirat. Yang menarik adalah bagaimana film ini secara cerdik mengaitkan setiap kisah dengan empat elemen dasar – air, udara, api, dan tanah – sekaligus merepresentasikan berbagai sisi Dewa Siva.
Pendekatan ini membuat Solo 2017 terasa sangat kaya secara metafora dan spiritual. Meskipun alurnya terpisah, ada benang merah emosional yang kuat menghubungkan semuanya, menciptakan tapestry kisah manusia yang kompleks. Film ini cocok bagi Anda yang mencari tontonan mendalam, jauh dari formula standar film hollywood subtitle indonesia yang sering kita jumpai. Ini adalah jenis film yang akan membuat Anda berpikir lama setelah kredit bergulir. Bagi yang penasaran dengan sinema yang berbeda, atau mencari alternatif tontonan di lk21, Solo 2017 patut dipertimbangkan sebagai tontonan yang memprovokasi pikiran dan perasaan, menyajikan drama romantis dengan sentuhan filosofis yang jarang ditemukan.