A.X.L. (2018) adalah tontonan yang cukup menghibur, terutama bagi penggemar kisah persahabatan antara manusia dan teknologi canggih. Film ini memperkenalkan Miles (Alex Neustaedter), seorang remaja pebalap motorcross yang hidupnya berubah drastis setelah bertemu dengan A.X.L., seekor anjing robot militer eksperimental. Pertemuan tak sengaja ini memicu petualangan yang tak terduga, di mana Miles harus melindungi A.X.L. dari penciptanya yang ingin merebut kembali prototipe mereka.
Chemistry antara Miles dan A.X.L. menjadi daya tarik utama, menunjukkan ikatan emosional yang mengharukan. Kehadiran Becky, seorang gadis yang ikut membantu Miles, menambah dinamika cerita. Meskipun premisnya mungkin mengingatkan pada film-film persahabatan anak dan hewan, A.X.L. menyajikannya dengan sentuhan fiksi ilmiah yang menarik. Ceritanya cukup ringan dan mudah diikuti, cocok untuk mengisi waktu luang. Bagi yang mencari alternatif selain film horor terbaru, A.X.L. menawarkan aksi dan sedikit drama yang menyenangkan. Visual efek untuk A.X.L. sendiri patut diacungi jempol, membuatnya terlihat nyata dan ekspresif. Film ini berhasil membangun dunia di mana teknologi dan hati bisa bersatu.