Film 'Abe 2019' ini jujur bikin saya terkesima. Bukan cuma karena ceritanya yang unik tentang seorang bocah 12 tahun bernama Abe yang punya banyak nama panggilan dari keluarganya, tapi juga bagaimana ia berusaha menemukan jati dirinya lewat masakan. Di satu sisi ia Avram bagi keluarga Yahudi-Israel, di sisi lain Ibrahim untuk keluarga Palestina-Muslim. Orang tuanya yang agnostik menyebutnya Abraham. Tapi bagi kita yang menonton, ia hanyalah Abe, seorang koki cilik penuh semangat dari Brooklyn.
Konflik identitas yang disajikannya terasa sangat relevan, namun dikemas dengan sentuhan hangat dan humor yang pas. Melihat Abe berkreasi di dapur itu sungguh menyenangkan, bahkan bisa jadi inspirasi buat kamu yang suka film comedy terbaru dengan sentuhan drama keluarga. Film ini berhasil menunjukkan bahwa makanan bisa menjadi jembatan untuk menyatukan perbedaan, bukan malah memisahkannya. Jauh dari kesan klise seperti beberapa film korea rebahin yang beredar, 'Abe 2019' menawarkan perspektif yang segar dan menyentuh hati. Endingnya pun tidak terduga, membuat kita merenung setelah film selesai. Sangat direkomendasikan!