Jujur saja, saya jarang sekali merasa perlu menulis ulasan film, tapi 'Bury 2014' memaksa saya untuk melakukannya. Premis awalnya terdengar cukup menjanjikan: enam hipster dari Brooklyn melarikan diri ke hutan untuk mencari ketenangan. Kedengarannya seperti awal yang menarik untuk sebuah thriller atau bahkan drama indie. Namun, apa yang disajikan kemudian benar-benar di luar dugaan, dan sayangnya, bukan dalam artian yang baik.
Aktingnya, terus terang, sangat mengganggu dan terasa amatir. Dialognya kaku dan emosi yang disampaikan tidak pernah sampai ke penonton, membuat saya kesulitan untuk terhubung dengan karakter-karakter ini. Setiap adegan terasa dipaksakan, seolah-olah para aktor membaca naskah untuk pertama kalinya. Plotnya pun tidak membantu, berputar-putar tanpa arah yang jelas dan berakhir dengan antiklimaks yang membuat saya bertanya-tanya apa tujuan film ini sebenarnya. Bagi yang mencari rebahin film terbaru dengan kualitas cerita yang lebih baik, mungkin film ini bisa jadi pelajaran. Jika Anda sedang mencari tontonan horor atau thriller yang menegangkan, saya sarankan Anda mencari pilihan lain. Jangan sampai pengalaman menonton 'Bury 2014' ini menghalangi Anda menemukan film subtitle indonesia rebahin yang jauh lebih berkualitas.