Film 'Drop' (2009) ini jujur saja berhasil membawa saya bernostalgia ke era 80-an dengan cara yang unik. Kisah Hiroshi Shinanogawa yang terobsesi dengan manga 'Be-Bop High School' dan memutuskan untuk menjadi berandalan ini, terasa sangat otentik. Perpindahannya dari sekolah swasta ke sekolah umum menjadi titik balik yang menarik, di mana ia mulai menemukan jati diri (atau malah kehilangan arah?) dalam dunia kenakalan remaja. Pemeran utama berhasil membawakan karakter Hiroshi dengan baik, menunjukkan transisi dari anak biasa menjadi sosok yang ingin diakui di kalangan berandalan. Dialog-dialognya pun seringkali menggelitik dan penuh dengan realita kehidupan anak muda di masa itu. Bagi yang mencari tontonan ringan namun berkesan untuk rebahin movie malam minggu, 'Drop' patut dipertimbangkan. Film ini menawarkan potret persahabatan, konflik, dan pencarian identitas yang mungkin relate dengan banyak orang. Meskipun film ini tidak masuk kategori yang membuat kita ingin nonton film horor, ketegangan dalam dinamika pertemanan Hiroshi justru menjadi daya tarik tersendiri. Secara keseluruhan, 'Drop' adalah tontonan yang menghibur dan meninggalkan kesan.