Lyle (2014) mencoba mengangkat tema kesedihan mendalam seorang ibu yang kehilangan buah hatinya, lalu membawanya ke ranah horor yang cukup mencekam. Jujur, setelah menontonnya, perasaan saya campur aduk. Tidak sampai membenci, tapi juga tidak bisa dibilang sangat menyukainya. Film ini terasa 'oke saja', padahal potensi ceritanya begitu besar untuk dieksplorasi lebih jauh. Premis awal tentang duka yang berujung kengerian itu sangat menarik, namun eksekusinya terasa sedikit tanggung.
Kita akan diajak merasakan paranoia sang ibu yang mulai mencurigai banyak hal, terutama induk semang mereka. Awalnya, ia memang tampak seperti dalang di balik semua kejadian aneh. Namun, perkembangan plotnya membuat saya berpikir, "mereka bisa melakukan lebih banyak lagi dengan ide ini." Bagi kamu yang mencari rekomendasi film horor dengan sentuhan psikologis, Lyle mungkin bisa jadi tontonan yang lumayan, meski bukan yang terbaik. Sebagai film thriller rebahin, ia memberikan ketegangan, tapi mungkin tidak akan membekas terlalu lama.