“Who Killed Cooper Dunn 2022” datang dengan premis yang menjanjikan: sekelompok sahabat yang seharusnya menikmati petualangan berkemah, namun tiba-tiba harus menghadapi kenyataan pahit ketika salah satu dari mereka tewas. Ide tentang persahabatan yang diuji di tengah misteri pembunuhan memang selalu menarik, dan ekspektasi saya cukup tinggi saat mulai menonton. Sayangnya, setelah melihat ulasan di sana-sini yang mengindikasikan film ini mungkin sesuatu yang istimewa, saya merasa sedikit kecewa.
Film ini mencoba membangun ketegangan seputar siapa dalang di balik kematian Cooper Dunn, namun eksekusinya terasa kurang menggigit. Alih-alih mendapatkan sensasi film thriller terbaru yang menegangkan, saya justru merasa narasi berjalan lambat dan karakter-karakternya kurang mendalam. Loyalitas antar sahabat memang menjadi inti cerita, tapi dinamikanya terasa dangkal, membuat sulit untuk benar-benar peduli dengan nasib mereka atau menebak siapa pembunuhnya. Bagi Anda yang berencana rebahin nonton film ini, mungkin ekspektasi perlu sedikit diturunkan. Ada potensi besar yang sayangnya tidak tergarap maksimal. Meskipun demikian, jika Anda mencari tontonan ringan tentang misteri persahabatan, film ini bisa jadi pilihan, meski bukan yang paling berkesan di genre-nya.