Yuli 2018 bukan sekadar film biografi biasa, ini adalah potret jujur perjuangan seorang anak manusia yang ditakdirkan untuk menari. Film ini membawa kita menyelami masa kecil Carlos Acosta, yang akrab dipanggil Yuli, di tengah kerasnya jalanan Havana. Ayahnya, Pedro, melihat sesuatu yang istimewa dalam dirinya, sebuah takdir yang ia yakini berasal dari dewa Ogun.
Kita akan melihat bagaimana Yuli yang pemberontak, yang lebih suka bermain di jalanan daripada sekolah, perlahan menemukan jalannya menuju dunia balet yang disiplin. Konflik antara kebebasan masa kecil dan tuntutan seni digambarkan dengan sangat apik, membuat kita ikut merasakan pergulatan batinnya. Akting para pemeran sangat meyakinkan, terutama saat menampilkan dinamika hubungan Yuli dengan ayahnya yang penuh ketegasan namun juga cinta.
Film ini berhasil menginspirasi tanpa perlu melodrama berlebihan. Sinematografinya indah, menangkap esensi Kuba dan gerakan balet yang memukau. Jika Anda mencari kisah tentang ketekunan dan bagaimana bakat bisa ditemukan di tempat yang tak terduga, 'Yuli 2018' wajib tonton. Untuk menemukan lebih banyak film inspiratif lainnya, jangan lupa kunjungi koleksi film rebahin kami. Sebuah film yang layak dapat apresiasi.